Serial Coklat : Teman Yang Sakit


Suatu pagi di hari Minggu yang cerah, seseorang tergeletak di atas kasur dalam kamarnya. Demam tinggi yang dialami oleh Ival membuat dia tak bisa keluar rumah untuk sekedar bertemu dengan teman-temannya di hari libur. Dia hanya bisa mendekap dirinya berbaring di atas kasur sambil menutupi tubuhnya dengan selimut hangat.
“Hatciiiiih!”

Ival bersin, seketika ingusnya keluar dari lubang hidungnya.
“Horeee, kita bebaaaas!” teriak si ingus kegirangan, karena udah lama dipenjara di dalam hidung.

Sambil mengucek-ngucek hidungnya yang gatal, Ival mengeluh dengan sakit yang dideritanya.
“Haduh, kali-kali bersin keluar emas napa, biar gue cepet kaya.”

Tak berselang lama, Ival kembali bersin.
“Haciiih!”

Seketika sepeda motor keluar dari hidungnya.
“Buset dah!” Ival terkejut melihat sepeda motor yang tiba-tiba keluar karena bersinnya.
“Wah, kalo kayak gini mah gue bersin lagi aja dah, siapa tau keluar rumah.”

Ival mengucek-ngucek hidungnya agar dapat kembali bersin.
“Haciiiiih!”

Harapan Ival pun terwujud, seketika dia sekarang bergelantungan di jendela kamarnya yang berada di lantai 2.
“Haduh, maksud gue tuh rumah yang keluar dari bersinnya bukan gue yang keluar dari rumaaaah! Toloooong!”

***

Lima menit kemudian, halaman di depan rumah Ival ramai dengan orang-orang yang kagum karena ada anak muda yang mencoba bunuh diri.
“Toloooong!” teriak Ival.

Mendengar Ival yang teriak minta tolong, orang-orang yang melihatnya pun sibuk merekam momen langka ini. Dih bukannya ditolongin malah direkam! Setelah merekam, lalu mereka meng-upload serta men-share-nya ke media sosial. Alhasil satu menit setelah di-share, video Ival pun viral di dunia maya. Sementara Ival masih bergelantungan di jendela kamarnya.
“Woy tolongin napa, lu pada malah ngerekam gue!”

Setelah sukses membuat videonya jadi viral, orang-orang itu pun bubar.

Dengan keadaannya yang sakit, Ival pun pasrah jikalau harus mati karena jatuh dari jendela kamarnya. Dia sudah tak sanggup lagi menahan beban badannya. Perlahan-lahan pegangannya pun lepas. Ival pun terjatuh masuk ke dalam kamarnya.

***

Kini Ival kembali berbaring di atas kasur sambli selimutan. Tak berselang lama, datanglah Coklat, sahabat Ival untuk menjenguknya. Coklat pun langsung berdiri di dekat Ival.
“Lo sakit, Val?” tanya Coklat.
“Iya nih.”
“Udah dibawa ke rumah sakit?”
“Udah, barusan gue pulang.”
“Loh, kenapa engga diterusin ke kuburan aja?”
“Sial lo, nyumpahin gue mati!”
“Dih nuduh, siapa juga yang nyumpahin mati.”
“Lo lah!”

Coklat tak lupa membawakan sesuatu untuk Ival, dia mengeluarkan kantung plastik yang berisi paku, baut dan mur.
“Nih, gue ada sesuatu buat lo, Val, ini cocok banget buat orang sakit kayak elo.”
“Kok, bawa-bawa paku, baut sama mur?”
“Ini makanan yang pas buat lo.”
“Dih, mana enak makanan kayak gitu!”
“Namanya juga orang sakit, Val. Emang kalo makan sesuatu itu berasa engga enak, lama-lama lo bakal terbiasa kok.”
“Nih, orang pengen banget dah gue mati!”
“Ah lo mah bukannya terimakasih sama gue, malah ngomelin gue.”
“Elo-nya yang salah!”

Coklat pun gagal memberi paku, mur dan baut untuk Ival, namun dia tak menyerah. Kini dia mengeluarkan sebuah botol minuman untuk temannya itu.
“Nih, Val, gue punya vitamin supaya penyakit lo ilang,” ucap Coklat sambil menunjukkan botol tersebut kepada Ival.

Di dalam botol itu terdapat tulisan dead dan gambar tengkorak.
“Apaan nih? kok ada tulisan dead-nya?”
“Oh, ini artinya membuat penyakit lo mati, Val, masa gitu aja enggak tau?”
“Eh, yang ada gue mati beneran tau!”
“Yah, salah lagi dong gue.”
“Emang!”



Share this :

Previous
Next Post »
16 Komentar
avatar

Bersin keluar rumah malah dia yang keluar dari rumah. Itu punchline bang? Work sih. Aing ngakak so hard di bagian ini. Ahahahaha

KENAPA NAMA TOKOH UTAMANYA NGGAK NIKI SETIAWAN AJA WOY? COCOK LAH KALAU PAKE NAMA ITU 👍👍👍

Balas
avatar

kok ival ngk dijenguk pacar ? jomblo ya ?

Balas
avatar

Bener juga sih si coklat bawain paku baut dll itu. Ical sakit kan perlu banyak asupan zat besi

Balas
avatar

Langsung keingat Bo-nya Shinchan.

Balas
avatar

Gua lihat judulnya serial coklat dan gua ingat dulu pernah baca, prasangka gua bakalan absurd lagi nih, ternyata salah, nggak absurd cuman rada sedikit gila aja, bersin keluar rumah,ckck

Balas
avatar

lah bokap ma nyokap si ival kmana bro? emang lagi gk ada di rumah? ato emang dia sebatang kara hidup di dunia ini? haha

Balas
avatar

Sayang sekali ya, Mas. Si coklat gagal memberi paku, waktu gagal itu mas Niki kemana sebenernya kok nggak membuju supaya terjadi dan coklat nggak gagal memberi pakunya :D

Balas
avatar

Hahaha.. Gila bgt bersin bukannya ingus yg keluar tp sepeda motor. Hahhaa

Balas
avatar

engga tau itu punchline apa bukan hahaha

Balas
avatar

iya dia jomblo
kamu mau jadi sama dia?

Balas
avatar

berarti kalo makan paku baut , sehat y?

Balas
avatar

untung sedikit gila, coba kalo banyak
bisa bahaya

Balas
avatar

saya waktu itu lagi tidur mas

Balas