Series Coklat : Ih Ngeri! Akibat Ketawa Lebar, Cewek Ini Keselek Meteor


Sebenarnya saya kangen loh pengen nulis cerita si Coklat lagi, mumpung cerita Coklat 1 dan 2 udah ditulis barengan di Ceritera dan karena enggak laku, makanya ditamatin di situ sampe Coklat 2 doang. Masih ada lanjutannya loh sampe Coklat 3. Mumpung di situ udah tamat, mending saya tulis di sini aja.

Selamat membaca

Pada dasarnya, manusia itu tidak hidup sendiri, apalagi kalo terlalu lama menjomblo, ngenes. Seperti halnya di kampus tempat Coklat kuliah. Kebanyakan anak-anak kampus itu membuat kelompok, tujuan anak-anak kampus membuat kelompok semata-mata memudahkan mereka untuk belajar, apalagi kalo ada tugas. Dalam kelompok, biasanya terdapat satu atau dua orang yang memiliki tingkat kepintaran yang tinggi. Orang yang bertipe seperti ini biasanya menjadi rebutan anak-anak kampus, lumayan kan bisa ngurangin beban anggota kelompok itu sendiri. Pada akhirnya orang yang bertipe kayak gini malah jadi punya beban lebih. Giliran orang tipe kayak gini sibuk mikir, yang lain mah malah nyantai, bangsat banget kan anggota yang lain?!

Berbeda sama orang yang goblok, males plus pelit, tipe-tipe orang kayak gini enggak dibutuhin, bahkan tipe kayak gini pantesnya dibinasakan. Lagian kalo masukin orang tipe kayak gini enggak ada manfaatnya, cuma nyesek-nyesekin nama di dalem kelompok.
Mereka selalu berusaha agar orang yang pinter itu masuk ke dalam kelompok mereka, baik pakai cara halus maupun dipaksa. Seperti yang dilakukan Nia dan Okta ketika mereka memperebutkan Tiara dari kelompok lain.
"Tir, kamu masuk kelompok aku aja," kata Okta.
"Jangan, Tir, lebih baik kamu masuk kelompok aku aja," kata Pitri.
Tiara tampak kebingungan karena dihadapkan oleh dua pilihan yang sulit. Ini pertama kalinya Tiara diperebutkan di kampus oleh teman-temannya, biasanya dibuang. Dia tampak bingung antara memilih Okta cs atau Pitri cs.
"Aku akan berikan kamu rumah kalo kamu masuk kelompok aku, Tir!" tegas Okta.
"Ya udah, Tiara masuk kelompok kamu aja," Pitri pasrah.
"Ya udah aku pilih kelompok Okta aja, lumayan dapet rumah," ucap Tiara.
"Horeee!" Okta senang, dia meluapkan ekspresinya dengan berjoged-joged ria di kampus, sementara Pitri harus tertunduk lesu menerima keputusan Tiara yang begitu menyakitkan.

Pada malam harinya, Okta beserta ayah dan ibunya hanya menangis ketika melihat rumah kesayangan mereka sudah tak bisa ditempati lagi.
"Maafin Okta, Ema, Bapak. Okta udah janji ngasih rumah ke Tiara, hiks hiks hiks."
"Dasar anak tak bergunaaaa!" tegas bokapnya Okta.
"Tidaaaaak!"

Disini kita tidak akan melihat cerita Okta, Nia dan Tiara, namun kita akan melihat idol kampus yang bernama Hjb48. Hjb48 merupakan sekumpulan cewek-cewek berhijab yang ada di kampus ini. Hjb48 ini terdiri dari 7 orang yang semua-muanya adalah orang. Awal terbentuk Hjb48 ini bermula dari pemikirin seorang Fia yang senang pake hijab. Kemana-mana mereka berdua pake hijab, bahkan ketika mau mandi juga. Loh kok mau mandi pake hijab? Ya engga apa-apa kali kalo mau mandi mah, namanya juga baru mau. Selain dari senang memakai jilbab, Fia juga merasa amat kasihan terhadap para cewek yang berpakaian sexy, karena itu dapat mengumbar hawa nafsu para cowok. Dan pada akhirnya sering terjadilah hal yang ena-ena.
Bermula terbentuknya Hjb48, berawal dari suatu hari di perempatan lampu merah. Ketika itu Fia lagi nunggu Yuni di tengah jalan terus ada mobil lewat, Fianya dimarah-marahin sama sopir tuh mobil. Sukurin!
"Woy, Neng, kalo berdiri jangan di tengah jalan tapi di pinggir!" teriak pak sopir yang bewokan.
"Di pinggir jalan, Bang?" tanya Fia dengan wajah polos tak berdosanya.
"Di pinggir Menara Eiffel!" seru pak sopir sambil mengacungkan tangan kanannya.
Seketika Fia langsung terbang menuju Paris. Semua orang terkagum-kagum melihat ada seorang cewek berhijab yang bisa terbang di udara. Termasuk seorang Coklat yang kala itu kebetulan lagi diboncengin mengendarai motor sama Ival.
"Wah, Val, liat tuh ada cewek terbang!" ucap Coklat sambil nunjuk Fia.
"Itu kayaknya Fia dah," kata Ival yang menoleh ke arah cewek terbang itu.
Dikarenakan teralihkan oleh sosok Fia yang bisa terbang, Ival sampai lupa kalo waktu itu dia lagi mengendarai motornya. Tanpa dia sadari, motornya terus melaju kencang hingga menabrak sebuah ruko 6 lantai. Seketika ruko itu pun langsung roboh, dan motor Ival pun hancur lebur, untung aja Ival dan Coklat selamat.
"Haduh, motor hancur sih dibilang masih untung," keluh Ival.
"Iya, aneh author-nya," sahut Coklat.

Kita kembali ke kisah Fia yang sebenarnya dia lagi nunggu Yuni di pinggir jalan. Tepatnya, Fia lagi nunggu Yuni buat berangkat ke kampus bareng-bareng. Tak disangka ketika Fia sedang asik-asiknya bengong tiba-tiba ada cewek yang berpakaian seksi di sebelahnya. Dalam hati Fia, dia merasa kasian sama cewek tersebut.
"Aduh, aku kasian sama orang itu. Kasian aja dia engga bisa beli baju yang utuh. Pake baju kok setengah-setengah."
Tak dinyana, karena pakaiannya yang seksi itu membuat seseorang cowok mendekatinya. Lalu cowok itu ngegodain si cewek yang pake pakaian seksi. Fia yang melihat kejadian itu pun merasa was-was, dia takut digodain juga.
"Hy cewek, lagi sendiri aja. Minta pin WA-nya dong, sekalian hapenya juga," goda si cowok.
Si cewek ngecuekin si cowok yang lagi godainnya. Merasa dicuekin si cowok kemudian godain lagi, si cowok engga pantang menyerah buat godain tuh cewek.
"Hy cewek."
"...." Ceweknya masih diem.
Dua kali dicuekin, si cowok masih engga menyerah buat godain cewek. Akhirnya si cowok punya akal, ya iyalah punya akal, kalo engga punya mah disangka miring dong.
"Hy, boleh kenalan," si cowok ngajak salaman.
"Iya aku juga minta maaf, minal aidin walfaizin juga yah," kata si cewek.
"Hah? Siapa yang minta maaf?"
"Memang seperti sesama manusia harus saling memaafkan, walau lebarannya udah lewat seminggu yang lalu, tapi aku tulus kok maafin kamu."
"Iya makasih ya." Pasrah si cowok dengan tampang kusutnya.
"Kenapa? Apa salah aku hingga engga kamu maafin?"
"Siapa yang engga maafin kamu?"
Merasa omongannya engga nyambung, si cowok pun pasrah. Dia pergi dari hadapan si cewek penuh dengan rasa penyesalan mendalam karena gagal ngegodain cewek. Si cowok itu kini hanya duduk-duduk sendiri di pinggir jembatan.

Kita kembali ke tempat Fia yang masih nunggu Yuni. Di tempat Fia itu masih ada cewek yang tadi digodain. Si cewek kini berwajah sumringah karena strategi dia berhasil mengatasi kecentilan cowok yang suka godain cewek.
"Engga sia-sia aku pura-pura budeg, hahaha hahaha hahaha."
Si cewek itu pun tertawa lebar sambil menatap langit, tapi disangka dari atas mulutnya tiba-tiba muncul sebuah meteor dari luar angkasa yang langsung saja masuk ke mulut cewek tersebut. Wah parah.

"Aduh aku keselek meteor."
Melihat ada cewek yang digodain tadi, muncul ide dari Fia untuk ikut-ikutan budeg kalo digodain sama cowok.
"Wah boleh juga tuh cewek, ikutan budeg ah kalo digodain cowok, tapi kalo ganteng engga apa-apa sih, hahaha hahaha hahaha."
Fia pun ikut tertawa terbahak-bahak sambil menatap langit, tapi dia engga jadi karena takut ada meteor tiba-tiba masuk ke dalam mulutnya.
"Ah engga ketawa ah. Takut ada meteor masuk ke mulut."
Maaf para pembaca, para pembaca? Kayak punya pembacanya aja nih cerita! Sekali lagi maaf para pembaca, ada yang diralat, ternyata Fia bukan ikut-ikutan budeg, tapi dia mempunyai ide untuk membentuk suatu idol kampus yang bernama Hjb48. Itulah awal mula adanya Hjb48 di kampus.

Share this :

Latest
Previous
Next Post »
5 Komentar
avatar

KARENA NGGAK LAKU. HAHAHAHA JUJUR AMAT SIH 😭😭😭

Ini pesan moralnya bagus sih, tentang pandangan cowok ke cewek. Cuma kenapa harus meteor hey Anda?!

Balas
avatar

cowok itu kini hanya duduk-duduk sendiri di pinggir .. ngenes sekali

itu bukan meteor dah, ampas burung itu pasti!

Balas
avatar

Terjadilah ena-ena itu apa ? Pura2 polos gitu gua ckck

Balas
avatar

Anjirrrr ngapain aku mau2nya baca ceritamu sampai selese yak, padahal baca judulnya aja aku pastin ceritanya nguwel2.. Eh beneran, gustiii.. Pusing pala inceeessss, pura2 budeg aja deh

Balas


Fans Saya